Wednesday, November 23, 2016

Macam macam Sistem Operasi

SISTEM OPERASI

Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. 

Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian :
1.Mekanisme Boot, yaitu meletakan kernel ke dalam memory kernel, kernel dapat dikatakan sebagai inti dari Sistem Operasi.

2.Command Interpreter atau Shell, bertugas untuk membaca input berupa perintah dan menyediakan beberapa fungsi standar dan fungsi dasar yang dapat dipanggil oleh aplikasi/program maupub piranti lunak lain. Contoh dari Shell adalah : Command Prompt pada Windows XP (DOS pada Windows 98), XTerm dan Konsole di Mesin Linux (Unix).

3.Driver untuk berinteraksi dengan hardware sekaligus mengontrol kinerja hardware.

4.Resource Allocator. Sistem Operasi bertugas mengatur dan mengalokasikan sumber daya dari perangkat.

5.Handler. Handler berperan dalam mengendalikan sistem perangkat agar terhindar dari kekeliruan (error) dan penggunaan sumber daya yang tidak perlu.
Sekarang kita akan menilik sejarah dan perkembangan Sistem Operasi.

Menurut Tanebaum, Sistem Operasi mengalami perkembangan yang dapat dibagi ke dalam 4 generasi.

1.Generasi Awal
Perkembangan awal Sistem Operasi masih dilakukan secara manual dalam artian belum muncul adanya Sistem Operasi yang secara otomatis artinya belum mendukung layanan pekerjaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian.

2.Generasi Kedua
Di generasi ini sudah diperkenalkannya perkejaan yang dapat dilakukan dalam 1 rangkaian atau biasa disebut dengan Batch Proccessing System.

3.Generasi Ketiga
Pada generasi ketiga, Sistem Operasi sudah mendukung layanan Multi-User, Multi-Programming dan Batch Proccessing System (Multi-Task).

4.Generasi Keempat
Di masa ini, sudah diperkenankannya GUI (Graphical User Interface) yang artinya Sistem Operasi memiliki tampilan dan dengan bermodalkan mouse, End-User dapat menjalankan aplikasi/porgram atau piranti lunak.

5.Generasi Terakhir
Pada generasi selanjutnya diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah Sistem Operasi, ini adalah contoh sebuah Sistem Operasi berbasikan Website yang berkerja di dalam sebuah Sistem Operasi. Dan generasi selanjutnya diperkenalkanlah Sistem Operasi bergerak (Mobile) pada perangkat bergerak seperti : PDA, Poket PC, dan lain sebagainya. Di generasi selanjutnya diperkenalkan juga teknologi Sistem Operasi jaringan yang sifatnya virtual, sehingga dalam 1 jaringan hanya diinstal 1 buah Sistem Operasi pada Perangkat yang bertugas menjadi Server. Selain itu, diperkenalkan pula Cross Platform Operating System yang artinya dapat menggabungkan 2 Sistem Operasi berbeda seperti : Linux dan Windows.
Dewasa ini, hampir seluruh manusia memiliki PC dan Mobile PC. Dikarenakan faktor harga yang selalu berubah dan kebutuhan manusia akan perangkat otomatis seperti : PC, maka manusia menjadikan PC sebagai kebutuhan utama. Seiring dengan perkembangan teknologi PC pun dibuat ringkas agar dapat dijadikan sebagai piranti otomatisasi yang bergerak (Bisa digunakan kapan saja, di mana saja dan oleh siapa saja). Contoh PC bergerak adalah : Laptop, Notebook dan NetBook, ketiga piranti tersebut juga memiliki Sistem Operasi layaknya PC. Dan sekarang saatnya kita bahas Sistem Operasi yang ada di PC.


NTFS_Network Training for Student

Rancang Bangun Jaringan 
 NTFS 2016


  
Assalamualaikum wr wb

Ketemu lagi sob, gimana kabarnya. pasti sehat kan mudah mudahan sehat ya... amin.
okey disini saya akan share ilmu tentang Rancang Bangun Jaringan dan Trobleshooting Jaringan nih yang dijamin mudah di pahami dan pasti gaya bahasanya nggak mbosenin. yang aku dapet saat seminar NTFS di Universitas.

Oke langsung saja yang pertama saya akan menjelaskan tentang sejarah dari Internet.

Internet dibentuk : Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) tahun 1969 melalui ARPA (Advanced Research Project Agency) dan mengembangkan jaringan bernama ARPARENT (Advanced Research Project Agency Network).
Tujuan : untuk keperluan militer AS.
  • 1969    : ARPARENT dapat mengakses 4 situs

            1. Stanford
            2. Research Institute
            3. University of California
            4. Santa Barbara
            5. University of Utah
  • 1970    : kemudian disempurnakan oleh Roy Tomilson yaitu dapat membuat email pertama kali
  • 1972    : dapat menghubugkan 10 Komputer
  • 1973    : mulai dikembangkan diluar AS
  • 1977    : dapat menghubungkan 100 Komputer

Internet dibagi menjadi 3 :
·        *   MILNET         : digunakan untuk keperluan militer
      * ARPARENT   : digunakan untuk keperluan non militer. Contoh : Universitas, Perusahaa
     * DARPA (Defence Advanced Research Project Agency) / Internet : adalah gabungan dari MILNET dan ARPARENT.

  
OSI (Open System Interconnection)

Dibuat di Eropa tahun 1977
OSI mencoba mengembangkannya tetapi gagal karena mempunyai alasan :
  • DARPA dan OSI berdekatan atau tidak jauh beda.
  • Fungsi hanya untuk metode komunikasi.
  • Perkembangan TCP/IP melebihi OSI sehingga OSI kalah.

Pada 1980       : Pemerintah AS mendukung untuk mengembangkan OSI untuk solusi jaringan pemerintahan.
Cara mengambangkannya dengan cara mengimplementasikan beberapa standar yang disebut GOSIP (Goverment Open System Interconnection Profile).

Pada 1955       : usaha untuk mengembangkan OSI ditinggalkan dan diluar Eropa jarang dijupai OSI.




7 Layer OSI
·         
       1. Aplication       : Aplikasi dapat diakses jaringan /dapat didownload. Ex : FTP,HTTP,NFS
·         2. Presentation    : mengetahui format dalam suatu file. Ex : RDP, Network Shell
·         3. Sesion              : Koneksi dapat dibuat ,dipelihara dan dirusak. Ex : Sql, Rpc, ASP.
·         4. Transpot          : (gerbang) dimana file itu diterima atau tidak.
·    5. Network          : definisi untuk alamat IP, membuat header untuk paket –paket dan routing dengan interconnecting dengan Router dan switch layer 3.
·         6. Data – Link     : (Deteksi Perangkat Eror)

1.      Bit – bit data dikelompokkan menjadi frame.
2.      Proses Flow Control (MengontrolSemua /dicek perangkatnya)
3.      Menentukan alamat MAC Address
4.      Menentukan HUB, Switch, Bridge dan Repeter beroperasi.
5.      Membagi menjadi 2 level yaitu MAC (Media Acces Control) dan LLC (Logical Link Control).

·       7. Physical           : untuk mendefinisikan media transmisi jaringan dan mensingkronkannya. Media Transmisi : kabel, optik dan logam.


TCP / IP
Dibuat pada tahun 1973

Aplication      : menyediakan akses DHCP, DNS, FTP dan HTTP.
·      Host to Host  : untuk komunikasi dengan layer menggunakan sesi koneksi yang bersifat broadcast.               Ex : TCP dan UDP (User Datagram Protocol)
·      Internetwork : pemetaan routing dan enkapsulasi paket –paket data menjadi paket -paket IP. Ex : IP, ARP, ICMP
·        Network Interface      : meletakkan frame – frame jaringan diatas media jaringan. Ex : LAN, MAN ,WAN.


Media Transmisi          : menghubungkan pengirim dan kemudian penerima dapat bertukar data.

Guided Kabel

   a)      STP (Shielded Twisted Pair)
Mempunyai ciri –ciri tiap warna yang sama dibungkus dengan alumunium foil.    
   b)      UTP (Unshielded Twisted Pair)
Tiap warna tidak dibungkus alumunium foil. Dan kabel jenis ini rentan mengalami kerusakan
   c)      FTP (Free Twisted Pair)
   
   d)     Coaxcial          : sebuah kabel yang menggunakan 2 buah konektor.

Struktur kabel Coaxcial

·         Dibagi 2 yaitu thick : kabel coaxcial dengan diameter besar
·         thin : kabel coaxcial dengan diameter kecil
·         jenis 10 base 2 = jarak kabel 200 m
·         10 base 5         = jarak kabel 500 m

         Kelemahan kabel ini mempunyai rendaman yang sangat besar sehingga untuk menghubungkan jarak jauh harus dipasang repeter.

Jenis kabel 10BASE5 dan 2
   e)      Fiberoptic        : saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik digunakan untuk menyalurkan sinyal cahaya dari satu tempat ke tempat lain.

·         Dibagi 2 yaitu Singgle Mode = lebih cepat karena hanya satu jalur yang dilewati cahaya dan mempunyai diameter : 8,3 – 10 mikron.
·         Multi Mode = biaya mahal, masa pakai cepat, jarak kirim tidak jauh dan mempunyai diameter = 50 – 100 mikron.

Fiber Optik Single dan Multi
Unguided
·         Gelombang Radio : mempunyai frekuensi yang tinggi dan digunakan untuk penyedia ISP ,MAN dan Warnet. Mempunyai kelemahan rentan terhadap cuaca hujan.
·       Satelit              : berfungsi menerima sinyal dari stasiun bumi dan kemudian dishare ke stasiun bumi yang lainnya yang mempunyai orbit pada 36.000 km.
·         Inframerah      : mempunyai kecepatan transfer 4 Mbps. Kelemahan tidak bisa tembus tembok sinyalnya dan pengirim dan penerima harus lurus saat mengirimkan data atau file.



Jenis – jenis kabel UTP

Jenis Kabel UTP

·         Cat 1   : media transmisi yang rendah kualitasnya dan hanya bisa melakukan komunikasi dengan suara analog, media ini digunakan pada tahun 1983.
·         Cat 2   : berfungsi menghubungkan node – node dalam jaringan Transmisi dengan suara Digital yang mempunyai kecepatan 4 Mbps.
·         Cat 3   : menggunakan kawat tembaga 24 gague. Dan transmisi data menggunakan data digital dengan kecepatan 16 Mbps.
·         Cat 4   : Transmisi data dan suara mencapai 20 Mbps. Dan menggunakan kawat tembaga 22 / 24 gague.
·         Cat 5   : Mempunyai transmisi data mencapai 100 Mbps.
·         Cat 5e / Cat 6  : Mempunyai transmisi data mencapai 1000 Mbps dan mempunyai frekuensi 250 MHz.

ARP (Address Resolution Protocol)
Mencari tahu MAC address yang dicari berada dimana, jika sudah mendapat kan maka yang dituju akan membalas.
Fungsi Switch : sebagai kosentrator pada jaringan star dan berfungsi sebagai penerima dan mengirim data dari komputer sumber ke tujuan

Address Learning
Mencari MAC Addres yang cocok lalu di request diSwitch, Switch merekam dilooping ke seluruh client dan mencari MAC Address yang cocok dengan yang direquest. Jika sudah ketemu dibalas kemudian kirim ke Switch lagi, langsung  ke pe request.
Looping                       : Proses mencari MAC Address yang direquest ke seluruh client.
Collison Domain         : 2 perangkat mengirim peket secara bersamaan dan dalam jaringan yang sama maka akan terjadi tabrakan.


 Semoga Artikel ini bermanfaat untuk my friends. kurang lebihnya bisa komen kok hehehe.

Monday, October 24, 2016

Cara Routing Debian Mudah

Hai Bro/ Gan / Bos / Sob ...Kepriben Kabare???
Alhamdulillah Apik Yo.................................................

Okey In Here I am will menjelaskan  cara Routing pada DEBIAN. “Hahaha Lagak Pakai Bahasa Inggris Biar Keren Bro”. Langsung aja cus monggo disimak. 

ROUTING DEBIAN

  1Masuk sebagai root, kemudian ketikan script dibawah ini untuk mengatur Ip dan Netmask pada Debian. hal ini penting sekali dan harus digunakan saat kita mau konfigurasi perintah - perintah Debian Sob...

  2. Kemudian dari perintah tersebuat akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.disini saya mengatur IP Eth 0 dan Eth 1 nya seperti dibawah ini. kalau mau gampang silakan copas saja punya saya biar mudah. 


  3.  selanjutnya ketikan script “pico /etc/rc.local”


 4. Ketikan “pico /etc/sysctl.conf” kemudian akan muncul tampilan gambar di bawah ini dan hilang kan tanda pagar pada “net.ipv4.ip_forward=1” lalu ctrl –x dan y. berfungsi agar ipv4 nya bisa digunakan dan terakses.


 5. Langkah yang terakhir restart konfigurasi debian dengan script “service networking restart” atau untuk debian 5 Lenny menggunakan “ /etc/init.d/networking restart”. mudah kan Sob....


                                                 

  6.  Atur network adapter jaringan dengan eth 0 dengan cara klik start - Control Panel -   Network and Internet - Network and Sharing Center - pilih Change Adapter Setting   pada pojo kiri atas - pilih Virtual Box Adapter - Klik Kanan pilih Properties - lalu pilih TCP/ ipv4. lalu akan muncul tampilan dibawah ini.....Mudah kan Sob



  

  7. Kalau sudah disetting langkah terakhir cek pada cmd dan cek eth 0 dan eth 1 sob  apakah bisa nge ping... pakai IP pada langkah ke 2 tadi.  Gampang to Sob....

Maaf Kalau Blog Saya ini masih banyak kekurangan nya Sob.... sesama teman boleh komen dah.